Notification

×

Iklan

Iklan


Bawaslu dan Satpol-PP Tidak Bernyali Melepas Baleho Caleg

Jumat, 12 Januari 2024 | Januari 12, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-01-12T09:20:21Z

Bekasi - radarlingkunganhidup.com

Terkait Pesta Demokrasi Tahun 2024 sudah di ambang pintu, masib banyak Caleg yang tidak taat pada Peraturan KPUD maupun Bawaslu Kabupaten Bekasi yang sudah di Sosialisasikan kepada para Calon Legislatif di Kabupaten Bekasi, baik tata cara Pendaftaran maupun tata cara Pemasangan Alat Peraga Kampanye ( APK ), namun semua ini dianggap Angin lalu yang dapat diartikan masuk telinga Kanan dan keluar telinga Kiri alias masa bodoh bagi Sang Caleg.


Dalam pantau Wartawan radarlingkunganhidup.com dengan  banyaknya baleho - baleo Caleg yang bertebaran di wilayah Kabupaten Bekasi sehingga suasa Kabupaten Bekasi terlihat bagaikan Layar Tancap dan juga dapat mengotori Pemandangan dengan banyaknya foto para Sang Caleg yang terpasang di pohon maupun di pinggir Jalan serta tembok -  tembok, dan ada juga yang memasang baleho Raksasa agar kelihatan oleh Masyarakat  dari jarak jauh, namun yang baleho di paku di pohon, sikap Bawaslu dan Satpol-PP diam seribu bahasa dan masa bodoh, bahwa baleho yang terpasang di pohon - pohon sudah melanggar UU Lingkungan Hidup, maka pihak Satpol-PP selalu penegak Perda dan Bawah sebagai pelaksana Pemilu harus dapat segera melepas baleho - baleho yang terpasang di pohon agar tidak merusak Lingkungan, jika didiamkan maka dapat diduga Bawaslu dan Satpol-PP diduga tidak bernyali dan tidak tegas untuk melepas baleho - baleho yang terpasang di pohon dapat diartikan Sang Caleg pamer Baleho dan tidak taat peraturan Bawaslu dan dapat diBaleho yang terpasang di pohon dapat  menjadikan Kabupaten Bekasi diindikasi Pesta Baldi media telah di bunuh oleh sang Caleg dengan menyuruh orang - orang pendukungnya, agar foto dan figur sang Caleg dapat di kenal oleh Masyarakat Kabupaten Bekasi, namun dibalik semua ini bahwa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) selaku Penyelenggara  Pemilu dapat diduga diam seribu bahasa dan melakukan Pembiaran dengan banyak. Baleho Caleg terpasang di Pohon - pohon yang dapat membunuh perkembangan pohon tersebut, sehingga Alam ikut terbunuh dengan banyak Baleho di pasang di pohon- pohon. 


Dalam aturan dan regulasi yang di tetapkan oleh Bawaslu bahwa pemasangan Baleho Caleg tidak di perbolehkan di paku di pohon, hal ini dapat merusak lingkungan dan  membunuh perkembangan ekosistem pohon itu sendiri sehingga dapat merusak lingkungan hidup apa bila pohan tersebut mati.


Namun walaupun sudah terpasang Baleho Caleg tersebut di pohon, sikap Caleg dan Bawaslu serta Satpol-PP tidak ada gerakan untuk melepas baleho - baleho yang terpasang di pohon, malah bersaing untuk memasang Baleho Raksasa di pinggir jalan dengan memasang foto Sang Caleg lebih besar agar Baleho Raksasa dapat terlihat dari jarak jauh.


Dengan banyak Baleho Raksasa dan baleho yang terpasang di pohon, sampai saat ini sikap Bawaslu dan Satpol-PP Kabupaten Bekasi dapat diduga tidak tegas dan tidak Profesional menjalankan tugas, karena untuk melepas Baleho Caleg yang terpasang di pohon - pohon pihak Satpol-PP dan Bawaslu dapat diduga dikebiri oleh Sang Caleg agar Baleho jangan di lepas, karena Bawaslu dan Satpol-PP diindikasikan tidak Profesional dalam menjalankan Tugas Pesta Demokrasi Tahun 2024, yang dapat diindikasikan Pesta Demokrasi Tahun 2024 adalah Pesta Baleho, karena Baleho dulu yang di Pasang Caleg atau di sebar di Kabupaten Bekasi agar dapat di kenal dan di ketahui oleh Masyarakat.


Setelah waktunya pemilihan Wakil Rakyat, maka Masyarakat akan menunggu dan menanti Sang Caleg yang duduk untuk mewakili Rakyat Kabupaten Bekasi, siapa yang akan terpilih dari Ratusan Caleg yang bertarung untung merebut kursi empuk di Legislatif.


( Red )





×
Berita Terbaru Update