Notification

×

Iklan

Iklan


PT. Solusi Medika Persada diduga Bersekongkol Dengan Dinas LH

Minggu, 23 Juli 2023 | Juli 23, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-07-29T16:18:09Z

 


Bekasi - radarlingkunganhidup.com

Terkait PT. Solusi Medika Persada yang berada di tengah - tengah lingkungan Masyarakat telah Viral di Media Sosial dan juga menjadi keluhan Warga Desa Karang Setia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, bahwa PT. Solusi Medika Persada yang bergerak dalam kegiatan Londry bersekala besar diduga telah mencemarkan lingkungan Masyarakat sekitar.

Menurut Sasmita bahwa PT. Solusi Medika Persada diduga telah mencemarkan Lingkungan dan tidak Profesional serta melanggar Disipliner, karena PT. Solusi Medika Persada bergerak dalam kegiatan Londry bersekala besar," kata Sasmita.

“Pada Tanggal 20/12/22, Kami atas nama Warga Desa Karang Setia di Dua RT, telah melayangkan Surat aduan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Bekasi, sehingga pada Tanggal 7 Juli 2023 baru Kami mendapatkan Surat jawaban, padahal secara Administratif, seharusnya Dinas Lingkungan Hidup wajib memberikan jawaban melalui Surat, karena Standar Operasional Prosedur (SOP) Empat Belas Hari kerja, namun kenapa di Bulan Juli 2023 Kami sebagai warga mendapatkan Jawaban Surat dari Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Sasmita (22/7/2023).

Dengan adanya keterlambatan Surat yang di berikan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi kepada Warga, Kami menduga bahwa ini ada Kolaborasi dan Persekongkolan Kotor antara PT. Solusi Medika Persada dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, karena Kami sebagai warga sudah beberapa kali menghubungi Tim dari Dinas Lingkungan Hidup yang di berikan Disposisi Via Whatsapp, namun jawabannya terkesan berbelit - belit dan tidak jelas, sampai akhirnya warga menemui Kepala Bidang Penegakan Hukum (Gakum) di Dinas Lingkungan Hidup dan menceritakan tentang Surat aduan Masyarakat tersebut, ahkirnya Surat jawaban Kami terima pada Tanggal 11- Juli 2023, namun di Kop Surat Dinas tertulis Tanggal 13 Juli 2023,” ungkap Sasmita.

Kalau mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disipliner Kepegawaian ada point penjelasan, dan ada keharusan dan larangan bagi ASN artinya, bahwa ini sudah jelas ASN yang bekerja di  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi yang notabene sebagai Pelayan Masyarakat, berani terang- terangan menabrak Peraturan yang di buat oleh Pemerintah Pusat," papar Sasmita, (22/7/2023).

Sasmita memaparkan, setelah warga membaca dan mempelajari Surat Jawaban Dinas LH tersebut ada di temukan dan kejanggalan di point ke Dua, yaitu bahwa PT. Solusi Medika Persada sudah memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dan sudah melakukan Pengujian Kualitas Air Limbah di Bulan November 2022, dengan hasil memenuhi Baku Mutu Lingkungan, dengan mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 68/Menlhk/ Setjen/Kum,1/8/2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik,” ungkap Sasmita selaku pelapor.

“Namun dari Surat jawaban yang Kami terima dari Dinas Lingkungan Hidup, tidak melampirkan dari hasil Uji Lab, dan Standardisasi IPAL dari PT. Solusi Medika Persada tersebut, seharusnya Pegawai ASN di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi harus Profesional bekerja serta terbuka dan Transparan, agar tidak ada penilaian buruk dari Masyarakat dan seharusnya ASN dapat menjaga marwah sebagai PNS, bahwa hal ini Kami menduga dan menyimpulkan dari rangkaian alur dan respon dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi ada hal yang di tutupi," tegas Sasmita.

Dengan terjadinya keluhan warga terkait PT. Solusi Medika Persada yang diduga dapat mencemarkan Lingkungan, Kami mengindikasikan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Bersekongkol dengan PT. Solusi Medika Persada untuk mendapatkan Upeti.

( Red )

×
Berita Terbaru Update